Pengertian dalam Akademik

C.    PENGERTIAN UMUM
1.    Perguruan Tinggi adalah: satuan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan tinggi yang dapat berbentuk Akademi, Politeknik, Sekolah Tinggi, Institut, atau Universitas.
2.    Politeknik Kesehatan Kemkes Jakarta III adalah perguruan tinggi yang mempunyai tugas dan fungsi menyelengarakan pendidikan profesional dalam program Diploma III dan Diploma IV bidang kesehatan yang diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan No: 890/ Permenkes/ VIII/ 2007 tentang Tatalaksana dan Organisasi Poltekkes Kemkes RI yang diterbitkan tanggal 2 Agustus 2007.
3.    Program Diploma III diarahkan pada lulusan yang menguasai kemampuan dalam bidang kerja yang bersifat rutin maupun yang belum akrab dengan sifat-sifat maupun kontekstualnya, secara mandiri dalam pelaksanaan maupun tanggung jawab pekerjaannya, serta mampu melaksanakan pengawasan dan bimbingan atas dasar keterampilan manajerial yang dimilikinya.
4.    Program Diploma IV diarahkan pada hasil lulusan yang menguasai kemampuan dalam melaksanakan pekerjaan yang kompleks, dengan dasar kemampuan profesional tertentu, melaksanakan kegiatan, memecahkan masalah dengan tanggung jawab mandiri pada tingkat tertentu, memiliki keterampilan manajerial, serta mampu mengikuti perkembangan pengetahuan dan teknologi dalam bidang keahliannya.
5.    Poltekkes Kemkes Jakarta III dalam melaksanakan pendidikan profesional mempunyai beberapa jurusan yaitu: Jurusan Keperawatan, Jurusan Kebidanan dan Jurusan Analis Kesehatan.
6.    Jurusan merupakan unit pelaksana akademik yang melaksanakan pendidikan profesional dalam sebagian atau satu cabang ilmu pengetahuan bidang kesehatan dan teknologi. Setiap jurusan dapat mempunyai satu atau beberapa program studi yang disesuaikan dengan kebutuhan peningkatan profesionalnya.
7.    Program Studi adalah kesatuan rencana belajar sebagai pedoman penyelenggaraan pendidikan, akademik dan / atau profesional yang diselenggarakan atas dasar suatu kurikulum serta ditujukan agar mahasiswa dapat menguasai pengetahuan, keterampilan dan sikap sesuai dengan sasaran kurikulum.
8.    Jurusan Keperawatan terdiri dari 3 program studi yaitu Program Studi Keperawatan Kimia 17, Program Studi Keperawatan Persahabatan, dan Program Studi Keperawatan Anestesi.
a.    Program Studi Keperawatan Kimia 17 adalah Program Studi yang menyelenggarakan pendidikan D III Keperawatan yang kampusnya terletak di Jalan Kimia Nomor 17, Jakarta Pusat.
b.    Program Studi Keperawatan Persahabatan adalah Program Studi yang menyelenggarakan pendidikan D III Keperawatan yang kampusnya terletak di Jalan Persahabatan Raya, Jakarta Timur.
c.    Program Studi Keperawatan Anestesi adalah Program Studi yang menyelenggarakan pendidikan DIII Keperawatan dengan muatan pelengkap keperawatan anestesi. Letak kampusnya di Jalan Kimia nomor17, Jakarta Pusat.
9.    Jurusan Kebidanan terdiri dari 3 program studi yaitu Program Studi Kebidanan Cipto Mangunkusumo, Program Studi Kebidanan Harapan Kita, dan Program Studi D IV Bidan Pendidik.
a.    Program Studi Kebidanan Cipto Mangunkusumo adalah Program studi yang menyelenggarakan pendidikan D III Kebidanan yang kampusnya terletak di Jalan Pulomas Barat VI, Jakarta Timur.
b.    Program Studi Kebidanan Harapan Kita adalah Program studi yang menyelenggarakan pendidikan D III Kebidanan yang kampusnya terletak di Jalan Letjen S. Parman Kav. 87, Jakarta Barat.
c.    Program Studi D IV Bidan Pendidik adalah program studi yang menyelenggarakan pendidikan D IV Bidan Pendidik yang kampusnya terletak di Jalan Pulomas Barat VI, Jakarta Timur.
10.    Jurusan Analis Kesehatan adalah Jurusan yang menyelenggarakan pendidikan D III Analis Kesehatan yang kampusnya terletak di Jalan Raya Hankam Gang Melati II, Jatiwarna, Bekasi.
11.    Peraturan Akademik adalah Peraturan yang merupakan rincian lebih lanjut dari standar akademik Poltekkes Kemkes Jakarta III.
12.    Kurikulum pendidikan tinggi adalah: seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi maupun bahan kajian dan pelajaran serta cara penyampaian dan penilaiannya yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar di perguruan tinggi.
13.    Kurikulum terdiri dari kurikulum inti dan kurikulum institusional. Kurikulum inti merupakan penciri dari kompetensi utama dan acuan baku minimal penyelenggaraan pendidikan. Kurikulum institusional adalah sejumlah bahan kajian yang merupakan tambahan dari kelompok kurikulum inti yang disusun dengan memperhatikan keadaan dan kebutuhan lingkungan serta ciri khas institusi yang bersangkutan.
14.    Kurikulum Pendidikan  D III Keperawatan yang dimaksud dalam peraturan ini adalah: (a) Jalur Umum D III Keperawatan adalah Kurikulum Nasional D III Keperawatan berdasarkan SK Mendikbud No. 239/U/1999. (b) Kurikulum Program Khusus D III Keperawatan adalah Kurikulum Program D III Keperawatan bagi lulusan Sekolah Pengatur Rawat/ Sekolah Perawat Kesehatan (SPR/SPK) di Rumah Sakit dan Puskesmas berdasarkan SK Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan Nomor HK.00.06.2.1.1487 tahun 2003 (c) Kelas Unggulan Bertaraf Internasional adalah Kurikulum D III Keperawatan Bertaraf Internasional berdasarkan SK Kepala Badan PPSDM Kesehatan. Kurikulum Berbasis Kompetensi adalah kurikulum  D III  Keperawatan berdasarkan SK Menkes No.861/ Menkes/ SK/ X/ 2006
15.    Kurikulum Pendidikan D III Kebidanan yang dimaksud dalam peraturan ini adalah: (a) Jalur Umum D III Kebidanan adalah  Kurikulum D III Kebidanan berdasarkan SK Menkes Nomor HK.00.06.2.4.1583 tahun 2002. (b) Jalur Khusus bagi lulusan  SPK berdasarkan SK Menkes Nomor HK.00.06.2.2.2654 tahun 2002 (c) Jalur Khusus bagi lulusan DI Bidan berdasarkan SK Menkes Nomor HK.00.06.2.2.2655 tahun 2002 (d) Kurikulum Program Khusus Rumah Sakit berdasarkan KepMenKes nomor HK.00.06.2.4.1583 tanggal 6 Agustus 2002 dan KepMenKes nomor HK.00.06.2.1.851. (e) Kelas Khusus RPL (Recognized Prior Learning) adalah kurikulum bagi lulusan D I kebidanan yang bertugas sebagai dosen.
16.    Kurikulum Pendidikan D IV Bidan Pendidik yang dimaksud dalam peraturan ini adalah Kurikulum Pendidikan Diploma IV Bidan Pendidik berdasarkan SK MenKes RI Nomor HK.03.03.1.00183  tahun 2007.
17.    Kurikulum Pendidikan D III Analis Kesehatan yang dimaksud dalam peraturan ini adalah: (a) Jalur umum  adalah kurikulum  DIII Analis Kesehatan berdasarkan SK Kepala Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan Nomor HK.00.06.1.2.1184 tahun 2003 (b) Program khusus adalah kurikulum Program Khusus D III Analis Kesehatan bagi lulusan Sekolah Menengah Analis Kesehatan (SMAK) berdasarkan SK Menkes RI Nomor HK.00.06.1.4.3.037543 tahun 2004.
18.    Sistem kredit semester (SKS) adalah suatu sistem penyelenggaraan pendidikan dengan menggunakan satuan kredit semester (sks) untuk menyatakan beban studi mahasiswa, beban kerja dosen, pengalaman belajar dan beban penyelenggaraan program.
19.    Semester adalah satuan waktu kegiatan yang terdiri atas 16 sampai 19 minggu kuliah atau kegiatan terjadwal lainnya, berikut kegiatan iringannya, termasuk 2 sampai 3 minggu kegiatan penilaian.
20.    Satuan kredit semester selanjutnya disingkat sks adalah takaran penghargaan terhadap pengalaman belajar yang diperoleh selama satu semester melalui kegiatan terjadwal perminggu sebanyak 1 jam perkuliahan atau 2 jam praktikum atau 4 jam kerja lapangan, yang masing-masing diiringi oleh sekitar 1-2 jam kegiatan terstruktur dan sekitar 1-2 jam kegiatan mandiri.
21.    Kompetensi adalah  seperangkat tindakan cerdas penuh tanggung jawab yang dimiliki seseorang sebagai syarat untuk dianggap mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas-tugas dalam bidang pekerjaan tertentu.
22.    Mahasiswa adalah peserta didik yang terdaftar dan belajar pada institusi program pendidikan diploma bidang kesehatan di Poltekkes Kemkes Jakarta III.
23.    HKM (Himpunan Keluarga Mahasiswa) adalah wadah organisasi kemahasiswaan yang bersifat intra akademik dalam menyalurkan kegiatan civitas akademika tingkat Poltekkes.
24.    Cuti Pendidikan/cuti akademik adalah masa istirahat dari kegiatan akademik mahasiswa pada waktu tertentu pada satu program studi di Poltekkes Kemkes Jakarta III.
25.    Perpindahan mahasiswa adalah proses alih tempat pendidikan dari satu institusi pendidikan ke institusi pendidikan sejenis lainnya di wilayah Republik Indonesia.
26.    Indeks Prestasi (IP) adalah angka yang menunjukkan prestasi atau kemajuan belajar mahasiswa dalam satu semester dan dihitung setiap akhir semester.
27.    IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) adalah merupakan angka yang menunjukkan prestasi atau kewajiban belajar mahasiswa secara kumulatif mulai dari semester pertama sampai semester paling akhir yang ditempuh dan dihitung pada akhir program.
28.    Yudisium adalah penetapan hasil studi mahasiswa pada suatu program tertentu.
29.    Wisuda merupakan pengakuan akademik terhadap para lulusan yang telah menyelesaikan pendidikannya.
30.    Registrasi adalah kegiatan yang dilaksanakan untuk mendaftar sebagai mahasiswa pada Poltekkes Kemkes Jakarta III pada semester yang akan berjalan.
31.    Pengenalan Program Studi Mahasiswa adalah kegiatan terencana yang diselenggarakan pada awal tahun akademik dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan pendidikan tenaga kesehatan khususnya bagi mahasiswa baru.
32.    Ucap Janji Mahasiswa adalah kegiatan dalam rangka menyiapkan mahasiswa yang akan melaksanakan pembelajaran di klinik.
33.    Ujian Akhir Program (UAP) adalah ujian dalam bentuk komprehensif yang disesuaikan dengan tuntutan profesi yang kemas dalam satu bentuk paket ujian.