Poltekkes Kemenkes Jakarta III Gandeng Pakar UNJ, Integrasikan AI dan OBE dalam Modul Ajar Masa Depan
JAKARTA – Pusat Pengembangan Pendidikan Poltekkes Kemenkes Jakarta 3 resmi menggelar kegiatan Pendampingan Penyusunan Modul Ajar Berbasis Artificial Intelligence (AI) dalam Mendukung Implementasi Outcome Based Education (OBE) Batch Ke-2. Bertempat di Kampus International Menteng, Jakarta Pusat, pelatihan intensif yang berlangsung selama dua hari pada 4–5 Agustus 2026 ini diikuti oleh dosen serta Pengelola Laboratorium Pendidikan (PLP). Langkah strategis ini mengitegrasikan teknologi mutakhir ke dalam kurikulum guna mencetak lulusan tenaga kesehatan yang makin adaptif dan berdaya saing global.
Transformasi digital di dunia akademik tidak lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan mendesak. Melalui agenda ini, para pendidik dibekali kemampuan praktis merancang modul pembelajaran yang memanfaatkan kecerdasan buatan, tanpa mengesampingkan esensi pendekatan OBE yang berfokus pada capaian pembelajaran mahasiswa. Sinergi antara teknologi AI dan metode OBE diyakini mampu menyederhanakan proses penyusunan materi ajar, sekaligus menghasilkan metode pembelajaran yang lebih interaktif, personal, dan relevan dengan tantangan dunia medis modern.
Kualitas materi pada kegiatan Batch Ke-2 ini semakin solid dengan hadirnya dua narasumber pakar dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), yakni Dr. Khaerudin, M.Pd. (Dosen FIP UNJ) dan Dr. Cecep Kustandi, M.Pd. Kedua narasumber membagikan wawasan mendalam serta panduan praktis mengenai optimalisasi alat-alat AI dalam lanskap pendidikan tinggi. Antusiasme peserta yang tinggi selama dua hari pelaksanaan menjadi bukti nyata komitmen Poltekkes Kemenkes Jakarta 3 dalam memelopori inovasi pendidikan kesehatan berbasis teknologi masa depan.
